
INFRASTRUKTUR.NEWS – Kabar baik bagi mobilitas dan konektivitas di Pulau Sumatra. Proyek Jalan Tol Palembang-Betung selangkah lagi menuju garis akhir setelah urat nadi utamanya, Jembatan Musi V, secara resmi memperoleh Sertifikat Persetujuan Laik Fungsi (PLF) Struktur dari Kementerian Pekerjaan Umum.
Dokumen krusial yang menjadi jaminan keamanan infrastruktur tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Balai Keamanan Jembatan dan Terowongan Khusus sekaligus Koordinator Sekretariat KKJTJ, Armen Adekristi. Sertifikat ini diterima oleh Direktur Operasi III PT Hutama Karya (Persero), Iwan Hermawan, di Jakarta pada Senin (27/7).
Lulus Uji Ketat dan Berteknologi Tinggi
Tidak mudah bagi sebuah infrastruktur masif untuk mendapatkan sertifikat PLF. Jembatan Musi V harus melalui proses ketat, mulai dari uji beban statik dan dinamik hingga audit keselamatan menyeluruh.
“Jembatan Musi V merupakan salah satu infrastruktur strategis nasional. Berdasarkan hasil pengujian dan evaluasi, seluruh aspek teknis, keamanan, serta kekuatan struktur telah memenuhi persyaratan sehingga dinyatakan laik fungsi,” ungkap Armen seperti dikutip dari keterangan resmi perusahaan.
Menariknya, kelayakan jembatan ini tidak hanya diukur dari kekuatan fisik beton dan baja. Jembatan Musi V telah disematkan teknologi sensor pemantauan struktur mutakhir yang terintegrasi dengan dashboard monitoring. Ke depannya, sistem ini akan dikendalikan melalui command center terpusat, memungkinkan pengawasan kondisi jembatan selama 24 jam secara real-time.
Pangkas Waktu Tempuh Logistik
Direktur Operasi III Hutama Karya, Iwan Hermawan, menyatakan rasa terima kasihnya atas sinergi yang terbangun dengan Kementerian PU dan KKJTJ. Ia menegaskan, sejak proyek ini diambil alih pengembangannya oleh Hutama Karya pada 2024, perusahaan terus berlari mengejar target.
“Kami optimistis Jalan Tol Palembang-Betung dapat dioperasikan sesuai target pada akhir tahun ini sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” kata Iwan. Kehadiran ruas tol ini memang telah ditunggu-tunggu karena terbukti mampu memangkas waktu tempuh perjalanan secara signifikan dan menggairahkan ekonomi lokal di Sumatra Selatan.
Sebagai catatan, Jembatan Musi V membentang sepanjang 380 meter dan menjadi struktur penyokong utama ruas Tol Palembang-Betung yang memiliki panjang total 69,19 kilometer. Hingga saat ini, progres pengerjaan fisik tol tersebut telah melesat mencapai 85,54 persen.


